We Time Bukan Me Time

0
93

Kita abaikan dulu sejenak gadget kita, dan bersilaturrahimlah dengan keluarga. Lebaran bukan ‘me time’ yang pewe, mager, dan terjajah gadget.

Lebaran adalah ‘we time’ yang begitu berharga. Saya telah menegur adik saya yang menerima telpon kepanjangan sementara semua keluarga tengah berkumpul. Utamakan adab. Islam besar karena adab, karena berakhlak luhur. Bahkan puasa syawal boleh ditunda di akhir Syawal jika sekarang waktunya makan bersama demi menjaga keakraban keluarga.

We Time Bukan Me Time

‘We time’ adalah memberi ruang agar kerabat kita mau bertanya yang boleh jadi remeh temeh, namun itulah indahnya persaudaraan. Akhirnya terjaga database tentang saudara-saudara orang tua sebagai pengganti orang tua kita berikut dengan sepupu, ponakan, cucu dan saudara sedarah atau saudara dari pernikahan keluarga besar, menjadi database tersendiri di kepala dan hati kita. Merekalah ladang amal kita, penolong kita, yang mendoakan kita, plus termasuk konstituen kita.

Jiwa sosial kita terukur sejauhmana nama-nama mereka hidup dalam doa-doa kita. Ukuran sederhananya, jika database saudara itu telah terhapus, bagaimana kita akan memiliki database sosial lainnya yang datang belakangan. Ikatan biologis harus masuk dalam ring satu dakwah dan perhatian kita.

Bahkan ucapan selamat lebaran yang bertebaran via gadget abaikan dulu demi memprioritaskan silaturrahim. Bagaimanapun persaudaraan itu akan memperbesar pintu kita ke surga.

Kumpulkan aneka keberhasilan sepanjang tahun untuk dihadiahkan kepada keluarga besar anda. Sekedar doa saja tidak cukup. Buah tangan, oleh-oleh, cecepan, kabar gembira anda, buah karya yang bisa dipersembahkan, sumbangan pengikat silaturrahim ataupun sarana, sumbang barang, kendaraan berlebih, atau aset-aset yang masih layak dihadiahkan, dan kebaikan-kebaikan lainnya untuk disiapkan dan disumbangkan dalam acara tahunan tersebut.

Yuk kita persiapkan untuk menjadi momen besar kita pada tahun yang akan datang. Hadirlah pada ‘we time’ secara sempurna. Semoga kita masih berjumpa dengan hari raya tahun depan yang otomatis dapat menyelesaikan puasa sebulan penuh. Aamiin ■ 190618

Farid Poniman
Penemu STIFIn

TINGGALKAN KOMENTAR

Ketikkan komentar anda
Please enter your name here