Unsur Alam Semesta Mesin Kecerdasan

0
106

Lima mesin kecerdasan dianalogikan dengan pembagian unsur alam semesta mengikuti ilmu lama dari dataran China. Selain itu juga dimasukkan unsur simbol jari-jari tangan kita. Karena letak-letak syaraf kita berkaitan juga dengan jari tangan kita. Unsur ketiga yang dimasukkan adalah salah satu dari 4ta dan bahagia.

1. Sensing Unsur Alam Tanah

Sensing itu ibarat tanah tempat orang berpijak sehingga orang merasa aman. Unsur tanah mencerminkan kestabilan. Meski tanah diinjak-injak ia tetap akan produkif memberi manfaat bagi penghuni di atasnya. Tanah menyimpan kotoran dan mengolahnya menjadi kandungan zat-zat fosil yang berdaya guna menghasilkan tenaga. Tanah terhampar luas memiliki volume kekuatan tenaga fisik yang hebat.

Sifat-sifat tanah tadi mirip dengan jempol. Secara fisik jempol paling besar dan memilikit tenaga paling kuat. Ingat di dalam tanah tadi tersimpan banyak harta. Harta lambang kesejahteraan. Orang yang banyak harta perlu diacungi jempol. Orang Sensing : seperi tanah yang stabil menghasilkan, seperti jempol yang kuat dan ulet, juga memiliki kemampuan untuk mendatangkan dan menyimpan harta.

2. Thinking Unsur Alam Besi

Thinking itu ibarat besi. Kokoh, tegak, dan tidak memerlukan bantuan benda lain untuk berdiri sendiri. Besi adalah simbol kemandirian, ketegasan, dan kepandaian. Besi memang kaku. Faktor kakunya itulah yang membuat besi dipilih menjadi kerangka rumah. Besi merupakan unsur tanah tertentu yang berbentuk butiran, bijian, atau lempengan yang
mengandung elemen keras dan padat. Sifat besi terkerangka, kait mengait secara sistematis.

Ibarat jari telunjuk, besi mewakili unsur kekuatan. Jari telunjuk akan mampu menunjukkan kelemahan, ketidak sempurnaan, atau kesalahan. Jari telunjuk menjadi pengelola untuk menetapkan pekerjaan atau masalah yang prioritas. Telunjuk digunakan untuk menunjuk atau memerintah. Seperti seorang mandor. Oleh karena itu dominasi jari telunjuk ini adalah dominasi kekuasaan sesuai dengan kemistrinya. Telunjuk kemistri pasangannya adalah tahta. Orang T: tegas, mandiri, kokoh seperti besi, memiliki kepandaian menunjukkan kesalahan dengan kepandaiannya, dan diberikan kemampuan untuk memerintah memegang kekuasaan.

3. Intuiting Unsur Alam Kayu

Intuiting itu ibarat kayu. Kayu pohon tumbuh dan bergerak vertikal. Kayu pohon tumbuh, hidup dan menghasilkan buah. Kayu seperti tidak pernah berhenti tumbuh ingin mencapai langit. Dan juga kayu tumbuhan indah dan sedap dipandang mata. Jika orang ingin mencari lambang kreativitas maka simbol yang digunakan adalah pensil kayu, bukanlah ballpoint. Demikan juga benda-benda kreatif bahkan rumah kreatif dibuat dari kayu. Kayu memiliki kekuatan sekaligus fleksibilitas. Kayu menghadirkan kreativitas. Jika Anda tinggal di kawasan atau rumah yang banyak pohonnya, maka hawa kreativitas mudah didapatkan. Gerakan kayu yang cenderung bergerak vertikal ke atas seakan mencapai langit, ibarat penuh optimisme sedang melompat mengejar masa depan. Kayu menciptakan kreativitas. Kreativitas lambang kualitas ilmu. Masih ingat dalam ranah keilmuan terbagi tiga kelas: deskripit, analitis, kemudian tertinggi adalah sintesis. Sintesa adalah hasil kreativitas.

Orang Intuiting: optimis, kreatif, berkelas, kuat dan fleksibel seperti kayu, memiliki keindahan seperti jari manis. Jari manis adalah bagian jari yang paling susah digerakkan,
namun bentuknya indah, tempat meletakkan cincin. Sebagaimana susahnya menggerakkan kreativitas. Kreativitas adalah ilmu yang paling bernilai. Oleh karena itu orang I,  kemistrinya kepada ilmu, kreativitas, gagasan, solusi yang diwakili dengan unsur ‘kata’.

4. Feeling Unsur Alam Api

Feeling itu ibarat api. Api menyala berkobar-kobar penuh semangat. Api pun mampu membakar benda di sekitarnya. Api ditakuti, disegani, tapi juga diperlukan. Api yang lebih berharga adalah api yang berwarna biru, menghasilkan suhu lebih panas yang stabil. Sedangkan api merah lambang kemarahan yang merusak. Api mampu membakar kayu dan melelehkan besi. Namun api keseharian adalah api yang terkadang padam, menyala, padam, dan, menyala lagi. Semangat yang naik turun mengikuti ‘mood’. Api yang menyala berkobar-kobar dan panasnya terasa di sekitarnya sebenarnya berasal dari sumber api yang volumenya kecil.

Itulah pengibaratan jari kelingking, yang letaknya di bagian paling pinggir sebelah luar. Jari kelingking walaupun kecil ia bisa mengalahkan jempol. Kecil-kecil cabe rawit. Seperti semut mengalahkan gajah. Mengapa kecil-kecil mampu mengalahkan karena datangnya dari cinta asmara. Jatuh cinta yang membuat kerajaan pun dapat tumbang.

Demikian juga orang Feeling: penuh cinta, penuh semangat, punya emosi, tergantung mood, semua serba berasal dari perasaan. Ibarat kelingking meski kecil mampu mengalahkan yang besar. Kemistri yang dijadikan andalannya adalah cinta. Melalui semangat cinta ia bisa diterima oleh orang lain, oleh masyarakatnya.

5. Insting Unsur Alam Air

Insting itu ibarat air. Air memberikan rasa lega bagi yang dahaga, membersihkan kotoran di sekitarnya, memadamkan api yang membara. Air mengalir ke semua arah, baik lobang besar ataupun lobang kecil. Air sungai yang besar seperti air bah bisa juga menghanyutkan dan menenggelamkan apa saja. Air adalah simbol kehidupan, ketenangan, kedamaian, dan kesejahteraan.

Sesuai letak jari tengah yang berada di tengah-tengah, air adalah vital diperlukan untuk kehidupan. Air selalu mengalir diantara dua sisi keras yang berada di sampingnya. Air selalu diapit dan air berguna jika diwadahi untuk kemudian dimanfaatkan. Air sanggup berkorban, tidak terlalu mementingkan harga diri jika ia memberikan manfaat bagi sekitarnya. Oleh karena air bukan barang kaku, bukan keteguhannya yang membuat ia bermanfaat tapi alirannya, keberadaannya untuk makhluk di sekitarnya.

Orang Insting; mengalir, tenang, mencari kebahagiaan dan kedamaian dengan jalan memberikan manfaat kepada orang lain. Ibarat jari tengah orang In berada di tengah untuk meningkatkan perannya dan berkontribusi lebih besar. Atau ia berada di tengah untuk mendamaikan orang yang bertikai. Atau ia berada di tengah untuk menutupi dan melengkapi jika masih ada kekurangan. Atau ia berada di tengah karena kemampuannya yang serba bisa. Air memberi manfaat demi mencari bahagia.

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Ketikkan komentar anda
Please enter your name here