Menumbuhkan Kreativitas Anak

0
508

1Menumbuhkan Kreativitas Anak

Jika bukan larangan yang bersumber dari ajaran Agama. Maka untuk menumbuhkan kreativitas anak, hindari mengatakan JANGAN kepada Anak. Terutama kepada Anak Intuiting karena akan mematikan potensi terbesarnya yaitu KREATIVITAS.

Anak Intuiting pada dasarnya hanya ingin memuaskan rasa penasarannya akan suatu PROSES. Dia menyukai PROSES nya. Ingin tahu PROSES nya.

Dia ingin tahu mengapa mainan mobil bisa bergerak dan dia membongkarnya. Mengapa paku di pukul pakai martil bisa masuk ke dalam kayu, dan dia ingin mencobanya. Wiper mobil bisa bergerak menghapus air hujan yang nempel dikaca mobil sehingga dia selalu ingin menekan tuas yang ada di kemudi mobil. Kenapa Donat Donita di goreng dahulu sebelum di makan, sehingga dia ikut menemani ibunya menggoreng.

Rasa Penasaran adalah Stimulus terbaik untuk memulai suatu aktifitas termasuk memulai belajar bagi Intuiting, itulah awal mula timbulnya HASRAT yang menjadi syarat persiapan bagi anak Intuiting untuk Belajar. Tanpa dimulai dengan HASRAT, sulit bagi Intuiting untuk memulai aktifitas atau belajar. Ketika rasa penasaran di Hambat, Hasratnya pun menjadi Lenyap.

PROSES dari sesuatu kejadian itulah yang menjadi fokusnya, menjadi Rasa Penasarannya, Dan akan ngotot mencari tahu, lalu ngotot ingin mencoba dan mengeksplorasi. Selama rasa penasarannya belum terpenuhi, maka ia akan selalu ingin mengulang dan mengulang sampai dia bosan sendiri, berhenti tatkala rasa penasarannya telah terpuaskan. Disinilah dibutuhkan kesabaran orang tua akan biaya yang dikeluarkan dari explorasi tersebut, ketika yang di eksplorasi sebuah mainan baru yang dibongkar habis tak lagi bisa di pasang. Ketika Intuiting dewasa mengeksplorasi peluang bisnis yang baru, kerugian dalam proses explorasi tersebut dianggap investasi biaya sekolah bisnis.

Kembali

TINGGALKAN KOMENTAR

Ketikkan komentar anda
Please enter your name here