Menghadirkan Mimpi Anak Intuiting

0
84
Menghadirkan Mimpi Anak Intuting

Menghadirkan Mimpi

Mengharukan ketika Syama (9 tahun) menulis amplop untuk ayahnya dan menyelipkan uang 100 ribu. Dengan pesan: untuk nambah biaya kandang kucing anggora. Bagi Syama, kucing anggora telah menjadi mimpinya. Setelah terhalang sekian tahun, karena bundanya alergi bulu kucing, sekarang harus terwujud. Sebelumnya, telah disodori peliharaan lain seperti hamster, kelinci biasa, dan kelinci anggora ternyata tidak bisa membelokkan mimpinya. Mimpinya telah kuat tertanam. Artinya, biaya membeli hamster, kelinci biasa, kelinci anggora berikut kandang-kandangnya merupakan ‘stupid cost’ karena tetap akhirnya harus disediakan kucing anggora berikut kandang besarnya.

Dahsyatnya Menghadirkan Mimpi

Nah..betapa dahsyatnya mimpi. Terutama bagi genetik Intuiting. Kami belum berhasil menyuntik mimpi Syama agar kesehariannya terbiasa ngaji 10 juz sehari. Mampunya dan mimpinya hanya 5 juz. Sisanya, 5 juz berikutnya masih menjadi beban baginya. Bukan hal mudah menghadirkan mimpi. Itu PR besar bagi kita semua.

Banyak klien kami yang genetik Intuiting gagal merumuskan mimpinya. Meski sudah berumur. Otomatis tidak akan bisa mewujudkan apa-apa. Genetik Intuiting akan ‘ngadat’, beku, mentok, hampa jika tidak punya mimpi.

Apalagi menghadirkan kedalaman akidah untuk dijadikan sebagai kekuatan mimpi seseorang. Kedalaman internalisasi mimpi seperti ini sulit ditangani oleh institusi sekolah atau oleh orangtua-kebanyakan jika mereka tidak paham mimpi genetik tersebut. Maka pemetaan jalur genetik, sehingga paham mimpi genetiknya, begitu sangat diperlukan.

Farid Poniman
Penemu STIFIn

TINGGALKAN KOMENTAR

Ketikkan komentar anda
Please enter your name here