Jalur Capaian dan Jalur Hidayah

0
61
Jalur Capaian dan Jalur Hidayah

Antara jalur capaian (achievement) dengan jalur hidayah terus berkejaran. Dunia dengan teknologi yang bertumbuh cepat membuat culture shock. Ritme waktu bergerak semakin cepat. Otomatis akan menimbulkan gejolak peradaban. Bagi yang tidak kuat iman akan terkaget-kaget dengan kenyataan yang terjadi.

Daya tempuh antar kota menjadi singkat. Mobil tanpa sopir dan mobil terbang akan segera dioperasikan. Drone akan masuk ke ruang-ruang pribadi. Robot-robot akan menjadi penghuni baru di rumah-rumah. Juga robot akan menggantikan dokter-dokter dalam ketajaman diagnosa dan presisi operasi bedah. Artificial intelligence akan menggantikan semua sistem yang usang. Semua terhubung begitu cepat dan begitu mudah.

Kekuasaan bergeser dari politik ke ekonomi ke informasi. Pemegang database sekarang yang berkuasa. Mereka yang mengendalikan situasi berbagai aspek kehidupan. Dunia menjadi terbuka sekali dan cair sekali. Sehingga benteng peradaban terbirit-birit mengejar intervensi kekacauan dan berbagai ekses negatif. Agama benar-benar keteteran. Itu disana!! Bukan di negara yang agamanya hidup.

Baca juga :

Agama Sebagai Jalur Hidayah

Agama akan memperkuat benteng peradaban. Akan mengisi jalur hidayah. Tidak menggoyahkan sendi-sendi kehidupan. Begitu teknologi pengrusakan (disruption) seperti blockchain dll muncul, agama segera bersikap mengeluarkan panduan. Sepanjang mesjid masih terisi jamaah, taklim-taklim masih didengarkan, pesantren dan sekolah masih melantunkan Al Quran, mihrab-mihrab di banyak rumah digunakan untuk bersujud maka ketenangan jiwa tidak terkacaukan oleh hiruk pikuk perubahan.

Harmoni itu akan hadir jika jalur hidayah dimasifkan sebagaimana masifnya jalur capaian. Dan agama tidak akan pernah kalah dengan teknologi. Manusia akan langgeng jika berhasil memperoleh harmoni diantara keduanya: jalur capaian dan jalur hidayah ■ 020518

Farid Poniman
Penemu STIFIn

TINGGALKAN KOMENTAR

Ketikkan komentar anda
Please enter your name here