Hanya Indah Di Mimbar

0
37
Hanya Indah Di Mimbar

Agama bukan hanya indah di mimbar melainkan indah dalam kehidupan sosial yang sesungguhnya. Secara internal solid, namun juga secara eksternal berinteraksi sosial saling berbagi manfaat.

Semua bab yang diajarkan di mimbar-mimbar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Bab tentang aqidah, syariah, akhlak diajarkan dan diamalkan. Jika umat yang sehat melakukan olahraga berenang, memanah, dan berkuda maka fasilitas ketiganya yang dimiliki lebih baik jika dibuka untuk publik, demi memberi manfaat sosial yang lebih banyak.

Bukan hanya tempat ibadahnya yang senantiasa ‘hidup’ dengan berbagai kegiatan juga pasar dan tamannya berfungsi dengan baik dan diakses oleh publik tanpa memandang golongan. Keindahan agama menyebar dalam berbagai aspek kehidupan dan melalui alam semesta persekitaran yang dibawah tanggung jawabnya.

Baca juga :

Bahkan menjadi tempat orang yang kehausan dan kelaparan mendapatkan segelas air dan sekepal makanan. Ilmu dan adab begitu menjadi menu harian yang dihidupkan. Selalu ada kelas untuk mengasah hati dan pikiran. Semakin dahsyat karena juga menjadi tempat pusat kajian dan riset center sumber peradaban.

Itulah jamaah-jamaah dan komplek-komplek yang menghidupkan agama sebagai rahmatan lil ‘alamin ■ 160518

Farid Poniman
Penemu STIFIn

TINGGALKAN KOMENTAR

Ketikkan komentar anda
Please enter your name here